JURNAL ILMIAH - UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PAI MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIR DENGAN METODE AUDIOVISUAL PADA SISWA KELAS IV SDN LEYANGAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022

 

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PAI

MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIR DENGAN

METODE AUDIOVISUAL PADA SISWA KELAS IV

SDN LEYANGAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022

Khosidatul Hikmah

Guru SD Negeri Leyangan

 

 

Abstrak : Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Materi Iman kepada hari akhir Metode Audio visual  Pada Siswa Kelas VI SDN Leyangan, Ungaran Timur, Semarang Tahun Pelajaran 2021/2022

 

 Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam khususnya pada materi Iman Pada Hari Akhir. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam 3 siklus. Hasil belajar yang diperoleh siswa melalui tes tertulis pada akhir pelajaran untuk siklus I terdapat 25 siswa (71,4%) yang telah mencapai ketuntasan belajar dan masih terdapat 10 siswa (28,6%) yang belum mencapai ketuntasan belajar dengan daya serap siswa mencapai 74,4%. Pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 31 orang (80,80%). Pada siklus III terjadi peningkatan sebanyak 35 orang ( 100% )yang mencapai ketuntasan dalam belajar dengan daya serap siswa mencapai 83,9%. Pengamatan tentang aktivitas siswa dalam pelakasanaan I, 25 siswa (71,42%) yang aktif  dan 10  siswa (28,6%) yang cukup aktif. Pada siklus II siswa yang aktif meningkat menjadi 31 orang (91,4) . pada siklus Iii terjadi peningkatan yang signifikan yakni (100 % ) semua siswa tuntas  

 

Kata Kunci: pembelajaran PAI, Media Audio Visual


Pendahuluan

      Agama memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia. Agama menjadi pemandu dalam upaya mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan bermartabat, menyadari pentingnya peran agama bagi kehidupan umat manusia maka internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan yang ditempuh melalui pendidikan dilingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Tidak dapat kita pungkiri bahwa manusia membutuhkan pendidikan dalam kehidupannya. Pendidikan merupakan usaha agar manusia dapat mengembangkan potensi dirinya melalui proses pembelajaran dan atau cara lain yang dikenal dan diakui masyarakat.

     Proses pembelajaran di sekolah sebagai suatu aktivitas mengajar dan belajar yang di dalamnya terdapat dua subyek yaitu guru (pendidik) dan siswa sebagai peserta didik. Tugas dan tanggung jawab utama dari seorang guru adalah menciptakan pembelajaran yang efektif di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu guru Pendidikan Agama Islam hendaknya dapat mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik secara menyeluruh yang mencakup ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.

Materi iman pada hari akhir termasuk dalam aspek keimanan. Pada umumnya materi keimanan dipelajari siswa dengan cara mendengarkan ceramah guru. Pada pembelajaran awal ( pra siklus ) dari hasil diskusi dengan guru mata pelajaran yang mendapat tugas mengajar di kelas tinggi diperoleh informasi bahwa hasil belajar siswa dengan model pembelajaran seperti itu siswa yang terlibat aktif dalam kegiatan belajar ini hanya 40%. Selain itu hasil tes formatif yang diberikan menunjukkan bahwa hanya 60% siswa yang tuntas dalam belajar dengan daya serap 65%.

Menghadapi kondisi seperti ini penulis tertarik  untuk melakukan penelitian tindakan kelas untuk menemukan cara atau teknik pembelajaran yang didukung oleh media pembelajaran sehingga siswa dapat terlibat secara aktif dan dapat meningkatkan hasil belajarnya. Melalui media audio visual pada materi iman pada hari akhir  diharapkan siswa dapat memperoleh pengetahuan yang berkesan dan bermakna. Dengan demikian bagi siswa akan lebih memotivasi untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam perilaku hidup sehari-hari.

Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan, maka   penulis merumuskan masalah sebagai berikut:  Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa pada materi iman pada hari akhir melalui media audio visual?.

Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam khususnya materi iman pada hari akhir

METODE 

Penelitian ini merupakan suatu penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN Leyangan kelas VI dengan jumlah siswa 35 orang. Penelitian ini didasarkan pertimbangan bahwa prestasi siswa belum optimal. Hal ini nampak pada perolehan rata-rata siswa di kelas ini relatif masih rendah

Penelitian tindakan kelas ini  dilaksanakan pada bulan September sampai akhir Oktober 2021 dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran, 3 kali pertemuan dan dilaksanakan dalam 3 siklus.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi untuk mengetahui situasi dan aktivitas siswa dalam melakukan aktivitas belajar melalui media audio visual dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dan tes kognitif yang digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menguasai

materi

Metode analisis data pada penelitian ini digunakan metode deskriptif dimana hasil kognitif yang diperoleh melalui tes akhir dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui pencapaian kriteria ketuntasan belajar minimal (KKM) dan hasil pengamatan (observasi) dianalisis secara deskritif untuk mengetahui situasi pembelajaran.

Indikator kerja dapat dikatakan berhasil apabila memenuhi kriteria berikut:

a.    Hasil belajar dapat mencapai nilai

70    ke atas atau daya serap 75%

Persentasi aktivitas siswa mencapai 80%, minimal 85% aspek kegiatan belajar mengajar terlaksana dan Persentasi aktivitas siswa tercapai     

PEMBAHASAN 

Peningkatan hasil belajar siswa cukup terlihat pada setiap siklus nampak setelah membandingkan hasil penelitian yang dicapai pada siklus I, II, dan III  baik dari segi aktivitas siswa maupun aktivitas guru selama pembelajaran, evaluasi hasil belajar siswa melalui tes tertulis pada akhir pelajaran serta respon siswa tentang proses pembelajaran itu sendiri.

Pemahaman materi lebih meningkat melalui penggunaan media audio visual dalam bentuk film yang ditayangkan melalui LCD sehingga siswa bukan hanya sekedar menguasai secara kognitif materi keimanan pada hari akhir, akan tetapi memberi kesan yang lebih mendalam bagi pembentukan sikap dan perilaku hidupnya sehari-hari.

Untuk  lebih mengoptimalkan kegiatan pembelajaran dengan model Audio Visual sangat membutuhkan keahlian dan kepiawaian guru, baik dalam hal pengaturan efisiensi waktu, pengelolaan kelas, maupun dalam penggunaan perangkat pendukung

Meskipun  hasil belajar siswa melalui media audio visual sudah nampak meningkat namun masih perlu pengembangan lebih lanjut. Hal ini berdasarkan hasil pengamatan pada kegiatan belajar-mengajar yang menunjukkan ada beberapa siswa yang hanya memperhatikan tayangan vidio tapi kurang memperhatikan narasi lisan maupun yang tertulis. Hal ini diantisipasi oleh guru dengan cara memperbesar volume suara pada speaker.

Adapun hasil belajar siswa yang diperoleh setelah dilakukan evaluasi pada akhir pelajaran siklus I diperoleh hasil belajar siswa sebagai berikut:

 

No.

Nilai

Frekuensi

1

41-50

4

2

51-60

6

3

61-70

5

4

71-80

15

5

81-90

5

6

91-100

-

Nilai terendah

50

-

Nilai tertinggi

82

-

Rata-rata

72

-

Ketuntasan belajar

71%.

-

 

 

 

 





Berdasarkan tabel diatas, hasil belajar siswa yang diperoleh dari hasil tes tertulis 71,4%    yang     tuntas.. Di samping itu masih terdapat 10 siswa (28,6%) yang belum tuntas, sehingga dengan melihat kenyataan ini diperlukan tindakan lebih lanjut karen belum mencapai kriteria keberhasilan siswa dalam belajar.

Pada siklus I terdapat beberapa kelemahan dalam hal-hal seperti siswa belum termotivasi untuk segera menyelesaikan tugas pada lembar kerja. Ada siswa yang enggan untuk mengerjakan tugas karena fokus melihat video, sehingga estimasi waktu yang telah ditetapkan oleh guru tersita untuk mengarahkan dan membimbing siswa supaya dapat bekerja sama dengan kelompoknya .

   Pada siklus II  Pengamatan tentang aktivitas siswa dalam pelaksanaan pembelajaran terjadi peningkatan

No.

Nilai

Frekuensi

1

41-50

 

2

51-60

2

3

61-70

2

4

71-80

4

5

81-90

 7

6

91-100

 20

Nilai terendah

60

-

Nilai tertinggi

100

-

Rata-rata

80,80

-

 







Berdasarkan tabel diatas, hasil belajar siswa yang diperoleh dari hasil tes tertulis 94 % siswa. Di samping itu masih terdapat (6%) yang belum tuntas, sehingga dengan melihat kenyataan ini diperlukan tindakan lebih lanjut karena belum mencapai kriteria keberhasilan siswa dalam belajar     hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, jelaslah bahwa melalui media audio visual pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk materi Iman Pada hari Akhir, siswa mengalami peningkatan pada hasil belajar. Demikian pula pada pelaksanaan pembelajaran terjadi peningkatan.

Pada siklus III terjadi peningkatan yang signifikan karena karena siswa tuntas 100%

KESIMPULAN 

Berdasarkan           hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1.      Hasil  belajar siswa yang  diperoleh siswa dari evaluasi test tetulis pada akhir pembelajaran mengalami peningkatan, untuk siklus I  sebanyak 25 siswa tuntas dan 10 siswa belum tuntas dari 35 siswa

2.      Pengamatan tentang aktivitas siswa dalam pelaksanaan pembelajaran pada siklus II sebanyak 33 siswa tuntas dan masih menyisakan 2 siswa yang belum tuntas

3.      Pengamatan tentang aktivitas siswa dalam pelaksanaan pembelajaran pada siklus III mengalami peningkatan karena 35 siswa 100 % tuntas sesuai harapan namun masih perlu perbaikan

4.      Melalui penggunaan media audio visual siswa dapat mengoptimalkan kemampuan mentalnya untuk beraktivitas, belajar dalam suasana yang menyentuh kalbu serta penuh kebersamaan yang pada gilirannya membantu siswa mencapai ketuntasan belajar pada materi iman pada hari akhir. Selain itu pembelajaran pun menjadi lebih bermakna.

 

DAFTAR RUJUKAN

Ali, Muhammad. 1996. Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindon. 

Arikunto,. 1993. Manajemen Mengajar Secara Manusiawi. Jakarta: Rineksa Cipta. 

Azhar, Lalu Muhammad. 1993. Proses Belajar Mengajar Pendidikan. Jakarta: Usaha Nasional 

Djamarah. Syaiful Bahri. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineksa Cipta. 

Hamalik, Oemar. 2002. Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo. 

Hasibuan. J.J. dan Moerdjiono. 1998. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya. 

 

Ramayulis, 2004. Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Kalam Mulia     

Sukidin, dkk. 2002. Manajemen Penelitian Tindakan Kelas. Surabaya: Insan Cendekia.  

Surakhmad, Winarno. 1990. Metode Pengajaran Nasional. Bandung: Jemmars. Usman, Moh.

Uzer. 2001. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL ILMIAH- UPAYA PENINGKATAN MEMBACA AL-QUR’AN DENGAN METODE GUIDED THEACHING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI LANGENSARI 03 SEMESTER 1TAHUN PELAJARAN 2020/2021

JURNAL ILMIAH - PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS V MATERI MENGHAFAL AL-QUR’AN SURAT AT-TIN MELALUI METODE DRILL DI SD NEGERI KADIREJO 03

JURNAL ILMIAH- PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATERI MARI BELAJAR AL QUR’AN SURAT AT-TIIN DI SDN KLEPU 04 KECAMATAN PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2021/2022