JURNAL ILMIAH- PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATERI MARI BELAJAR AL QUR’AN SURAT AT-TIIN DI SDN KLEPU 04 KECAMATAN PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2021/2022
PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL
UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V
PADA MATERI
MARI BELAJAR AL QUR’AN SURAT
AT-TIIN
DI SDN KLEPU 04 KECAMATAN PRINGAPUS
KABUPATEN SEMARANG
TAHUN PELAJARAN 2021/2022
MAIDATUL FAIZAH
Email: mayda.cyank@gmail.com
ABSTRAK
Maidatul Faizah. 2021. Penerapan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V pada Materi mari belajar Al qur’an surat At Tiin di SDN Klepu 04, Kecamatan Pringapus tahun 2021- 2022.
Kata Kunci: Model Pembelajaran menggunakan media audio visual, Hasil Belajar,PAI.
Tujuan penelitian
tindakan kelas ini untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan seberapa besar
peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PAI tentang Q.S At Tiin
menggunakan media audio visual di Kelas V SDN Klepu 04 Tahun
Pelajaran 2021/2022.
Subjek penelitian
adalah siswa kelas V sebanyak 20 orang. Desain penelitian dilakukan tiga
siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran menggunakan media audio visual
dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa kelas V dalam
pembelajaran PAI tentang Q.S At Tiin. Hal ini terbukti dari adanya perbaikan
proses pembelajaran serta perolehan nilai dan ketuntasan hasil belajar siswa
pada tiap siklus. Pada
Siklus I nilai rata-rata siswa 67 siswa tuntas 8 atau (40%) serta siswa tidak tuntas 12 atau (60%)
dengan nilai tertinggi sebesar 80 sedangkan nilai terendah sebesar 50. Secara
klasikal pembelajaran belum mencapai ketuntasan belajar karena belum mencapai
indikator keberhasilan yaitu ≥85%. Maka dari itu perlu perbaikan pada siklus
II. Pada siklus II hasil belajar sudah mengalami peningkatan dari 20 siswa
di kelas yang tuntas 12 atau (60%), yang
tidak tuntas 8 atau (40%)
dengan nilai tertinggi 90 sedangkan
nilai terendah 60.
Sehingga perlunya perbaikan pada siklus III. Pada siklus III hasil belajar sudah
mengalami peningkatan dari 20 siswa di kelas yang tuntas 18 atau (90%), yang tidak tuntas 2 atau (10%) Hasil belajar pada siklus III sudah mencapai
target yang diharapkan karena siswa yang memperoleh nilai dari KKM sebesar 90% dari indikator
keberhasilan yaitu ≥85%. Maka
dari itu penelitian tindakan kelas ini dinyatakan berhasil karena telah
mencapai indikator keberhasilan yaitu ≥85.
PENDAHULUAN
Belajar
merupakan sebuah proses perubahan dalam kepribadian manusia, yang dapat nampak
dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti
peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, keterampilan,
daya pikir, dan kemampuan-kemampuan lainnya (Thursan Hakim, 2000: 1). Belajar membutuhkan waktu yang
tidak singkat sekaligus membutuhkan tahapan-tahapan dalam rangka mencapai
tujuan yang dikehendaki. Aktivitas belajar merupakan kegiatan yang dapat
diakses oleh siapapun tanpa mengenal usia, tempat, strata dan sebagainya,
termasuk dalam hal ini adalah oleh anak-anak usia dasar. Diperlukan bimbingan
dan pendampingan agar multi potensi yang dimiliki dapat berkembang dengan baik
dan proporsional.
Anak pada usia
Sekolah Dasar (6-12 tahun) telah mulai berpikir, melihat dan melakukan gerakan
dan tingkah laku dengan baik, mampu berpikir dan meneladani apa yang dilakukan
oleh sekitarnya (Usman Yahya, 2015:228). Guru memiliki peran penting dalam
mengisi figur tauladan bagi anak/peserta didik sebagai pengajar yang bertugas
membantu perkembangan intelektual, afektif, psikomotorik melalui penyampaian
pengetahuan, pemecahan masalah, latihan afektif, dan keterampilan sekaligus
sebagai pendidik yang bertugas membantu mendewasakan baik secara psikologis,
sosial, maupun moral (Sukmadinata, Nana Syaodih, 2003:4). Dalam kaitannya dengan moral maka
hal ini tidak terlepas dari pendidikan agama. Pendidikan agama syarat dengan
berbagai hal positif yang bermanfaat bagi anak. Namun dalam kenyataannya masih
banyak anak usia sekolah dasar yang kurang berminat dalam pelajaran pendidikan
agama. Berdasar observasi awal ditemukan
pula bahwa hasil belajar peserta didik berada pada tingkat rendah, karena
penerapan model yang kurang bervariasi. Peserta didik menjadi apatis dan abai
terhadap materi penting yang harus dikuasai. Diantara materi penting tersebut
adalah Al-Qur’an.
SD Negeri Klepu 04 merupakan sekolah negeri yang
memiliki peserta didik dengan kemampuan beragam dalam penguasaan materi
keagamaan. Hal ini dilatar belakangi diantaranya oleh
keterlibatan mereka dalam pengajian sore semacam TPQ atau madrasah untuk
memperdalam ilmu agama. Belum semua anak dapat mengikutinya, dan belum tentu di
setiap keluarga diberikan pendidikan agama oleh orang tua, sehingga
satu-satunya sumber untuk belajar agama hanya di sekolah. Melihat kenyataan
ini, jika sekolah khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kurang
diminati hal ini tentu akan memberi efek negatif bagi anak terkait pengetahuan
agama maupun kesadaran beragama. Selain itu, para guru
di SDN KLEPU 04 Kecamatan Pringapus belum
memikirkan masalah kemudahan menggunakan media audio visual dalam pelaksanaan pembelajaran. Akibatnya
wajar terjadi kebosanan, mengantuk dan jenuh dengan pembelajaran yang dihadapi
setiap pertemuannya.
Oleh karena itu, diperlukan strategi atau media yang efektif untuk meningkatkan
hasil belajar anak terkait afektif, kognitif maupun psikomotorik. Pemilihan media yang menarik akan menjadikan
peserta didik lebih aktif dan merasa senang atau antusias mengikuti
pembelajaran. Salah satu media pembelajaran efektif tersebut adalah media audio visual. Media audio visual yaitu media pengajaran dan
media pendidikan yang mengaktifkan mata dan telinga peserta didik dalam waktu
proses belajar mengajar berlangsung (Rasyad, 1997:10). Jenis
media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua jenis
media auditif (mendengar) dan visual (melihat)(Syaiful Bahri Dzaramah,
2010:124).
Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka perlu
adanya melakukan penelitian dengan
judul “Penerapan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Materi Mari Belajar
Al Qur’an Surat At-Tiin di
SDN KLEPU 04, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Tahun Pelajaran 2021/2022.
METODOLOGI PENELITIAN
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan
kelas (PTK) yang dilakukan untuk mengetahui peningkatan hasil prestasi belajar
peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan agama Islam dan budi pekerti
materi mari belajar Q.S.At-Tiin pada siswa kelas V SDN Klepu 04 Kecamatan
Pringapus Kabupaten Semarang tahun pelajaran 2021/2022. Peneletian di sini adalah Penelitian
Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di kelas V SD Negeri Klepu 04, beralamat di Jalan
Wisanggeni No.46, Dusun Kemasan, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang yang dilaksanakan
kurang lebih dimulai bulan September sampai dengan bulan Oktober 2022 dengan Subjek penelitian 20 peserta didik. Penerapan media AudioVisual dikatakan berhasil jika peserta
didik yang memenuhi nilai KKM yaitu 75 sebanyak lebih dari 85% dari keseluruhan peserta didik
dalam satu kelas. Adapun teknik yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data
meliputi observasi dan tes. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan membandingkan
antara skor nilai peserta didik setiap siklus dengan KKM yang telah ditentukan
yaitu 75
pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas V SD
Negeri Klepu 04. Sedangkan
teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan analisis
statistik deskriptif presentase, karena tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran
deskripsi terhadap data yang ada. Prosedur tindakan atau langkah-langkah dalam
penelitian ini meliputi 4 hal, yaitu perencanaan, pelaksanaan,
pengamatan/observasi dan refleksi.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Perbandingan
Hasil Belajar Siswa
Pra Siklus, Siklus
1, Siklus
2, dan
Siklu 3
|
No |
Aspek Hasil
Belajar |
Jumlah Siswa |
|||
|
Pra Siklus |
Siklus I |
Siklus II |
Siklus III |
||
|
1 |
Tuntas |
8 |
12 |
16 |
18 |
|
2 |
Belum tuntas |
12 |
8 |
4 |
2 |
|
3 |
Rata-rata hasil |
67 |
72 |
83 |
88 |
|
4 |
Presentase
Ketuntasan |
40% |
60% |
80% |
90% |
Perbandingan Hasil Belajar Siswa
Pra Siklus, Siklus I, Siklus II, dan Siklus III
Berdasarkan paparan di atas membuktikan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam
pembelajaran PAI tentang Q.S. At Tiin kelas V SDN Klepu 04 tahun pelajaran 2021/2022.
Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih bermutu dan memberi dampak positif
bagi siswa.
Penelitian tindakan kelas ini memberikan implikasi
teoritis dan praktis. Implikasi teoritis dari penelitian tindakan kelas ini
adalah pembelajaran menggunakan media audio visual sebagai penunjang dan disesuaikan dengan
pembelajaran abad 21 sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Sedangkan
implikasi praktis dari penelitian tindakan kelas ini adalah pembelajaran
menggunakan media audio visual sebagai
bahan pertimbangan guru dan sekolah dalam mengajarkan materi pelajaran yang
sesuai.
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian terhadap hasil
belajar siswa dalam pembelajaran PAI tentang Q.S. At Tiin dengan menerapkan
pembelajaran menggunakan media audio
visual di kelas V SDN Klepu
04 tahun pelajaran 2021/2022,
dapat disimpulkan bahwa:
1. Proses pembelajaran PAI Q.S. At Tiin di kelas V SDN Klepu 04 tahun
pelajaran 2021/2022 mengalami perbaikan. Penulis melakukan perbaikan pada
proses pembelajaran yaitu menyampaikan tujuan pembelajaran , mengamati audio visual dengan seksama, melakukan
pembagian kelompok yang berbeda pada tiap pertemuan, menasihati siswa agar
bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas kelompok, memperhatikan dan
membimbing siswa yang kurang memahami materi pada pertemuan sebelumnya. Adanya
perbaikan pada siklus 1, siklus 2,
dan siklus 3 menjadikan
proses pembelajaran PAI Q.S. At Tiin dengan menerapkan pembelajaran menggunakan
media audio visual berjalan lancar dan mengalami peningkatan.
2. Hasil belajar siswa
mengalami peningkatan. Hal ini terbukti dari perolehan nilai dan ketuntasan
hasil belajar siswa tiap siklus yang terus meningkat. peningkatan nilai siswa
pada pra siklus, siklus 1, siklus 2 dan siklus 3. Peningkatan ini terlihat
jelas pada rata-rata kelas. Rata-rata kelas pada pra siklus
adalah 67.
Setelah dilakukan tindakan siklus 1 rata- ratanya menjadi 72. Kemudian dilakukan lagi tindakan
siklus 2 dengan perolehan rata-rata kelas 83. setelah dilakukan siklus 3 mencapai 90% hampir 100%. Hasil ini sudah memenuhi
indikator keberhasilan yang ditentukan.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan,
saran yang disampaikan adalah:
1.
Bertindak lebih cekatan, memperhatikan video dengan
seksama, bekerja sama dan tanggung jawab dalam mengerjakan tugas.
2. Sebagai bahan
acuan khususnya bagi guru yang mengalami permasalahan serupa sehingga kualitas
pembelajaran semakin baik. Menambah wawasan guru terkait penerapan model
pembelajaran menggunakan media audio visual sebagai inovasi pembelajaran.
3. Melalui kepala
sekolah, hendaknya dapat mengarahkan guru untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran. Salah satunya dengan menerapkan pembelajaran menggunakan media audio
visual. Hasil penelitian
ini dapat menjadi tambahan karya guru di perpustakaan sekolah.
4. Hasil penelitian
ini dapat dijadikan referensi maupun dasar pemikiran untuk penelitian
selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Hakim,
Thursan. Tt. Belajar secara Efektif, (tt:
Pustaka Swara) tt. hlm 1. https://books.google.co.id/books?id=cMn5UtUwjAC&lpg=PA1&ots=AiBTNibIfe&dq=belajar%20adalah&lr&hl=id&pg=PP1#v=onepage&q=belajar%20adalah&f=true, diakses pada 3 September 2022
Yahya,
Usman. Konsep Pendidikan Anak Usia
Sekolah Dasar (6-12 Tahun) Di Lingkungan Keluarga Menurut Pendidikan Islam.
Jurnal Islamika , Volume 15 Nomor 2 Tahun 2015
Sukmadinata,
Nana Syaodih. 2003. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja
Rosdakarya
Arsyad,
Azhar. 2005. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Suprijanto. 2005. Pendidikan
Orang Dewasa. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Djaramah, Syaiful Bahri, dan Aswan Zain. 2010. Strategi
Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Mudlofir. 1992. Prinsip-Prinsip
Pengelolaan Pusat Sumber Belajar. Bandung: Remaja Rosda Karya, t.th.
Komentar
Posting Komentar