JURNAL ILMIAH- UPAYA PENINGKATAN MEMBACA AL-QUR’AN DENGAN METODE GUIDED THEACHING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI LANGENSARI 03 SEMESTER 1TAHUN PELAJARAN 2020/2021

 

UPAYA PENINGKATAN MEMBACA AL-QUR’AN DENGAN METODE GUIDED THEACHING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI LANGENSARI 03 SEMESTER 1TAHUN PELAJARAN 2020/2021

 

Mauidhatul Chasanah

SDN LAngensari 03 Kabupaten Semarang

 

 

ABSTRAK

Penelitian yang berjudul UPAYA PENINGKATAN MEMBACA AL-QUR’AN DENGAN METODE GUIDED THEACHING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI LANGENSARI 03 SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2020/2021” ini bertujuan untuk mendapatkan informasi sejauhmana peningkatan pemahaman siswa dengan metode Guided Teaching. Adapun masalah dalam penelitian ini yakni “adakah peningkatan pemahaman siswa dengan metode Guided Teaching pada materi membaca Al-Qur’an”. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SD Langensari 03 tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 15 siswa, terdiri dari 9 siswa laki laki dan 6 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tekhnik observasi yang dilakukan selama penelitian pada siklus I dan siklus II sedang berlangsung. Tekhnik analisis data yang dipergunakan adalah tekhnik kuantitatif dan kualitatif. Tekhnik kuantitatif untuk mengolah data kuantitatif hasil test. Sedangkan tekhnik kualitatif untuk menganalisis data kualitatif non test. Berdasarkan penelitian yang peneliti lakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa Penerapan metode GUIDED TEACHING PADA KELAS 4 SDN LANGENSARI 03,KECAMATAN UNGARAN BARAT SEMESTER 1 .Peneliti mengharapkan untuk penelitian berikutnya agar memilih metode yang tepat dan menggunakan alat peraga yang mendukung terhadap materi pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa.

 

Kata Kunci : Metode Guided Teaching pada peningkatan membaca Al-Qur’an

 

PENDAHULUAN

Salah satu permasalahan pendidikan yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah. Berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional, antara lain melalui berbagai pelatihan dan peningkatan kualifikasi guru. Pengadaan buku alat pelajaran, perbaikan sarana dan prasaranaa pendidikan lainnya, dan peningkatan mutu pendidikan belum menunjukan peningkatan yang merata, sebagai sekolah, terutama dikota-kota, menunjukan peningkatan mutu pendidikan yang cukup mengembirakan, namun sebagian lainnya masih memprihatinkan. Ada tiga factor yang menyebabkan mutu pendidikan tidak mengalami peningkatan secara merata.

Factor pertama, kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan nasional menggunakan pendekatan education production atau input-output analisis yang tidak dilaksanakan secara konsekuen. Pendekatan ini melihat bahwa lembaga pendidikan berfungsi sebagai pusat produksi yang apabila dipenuhi semua input (masukan) yang diperlukan dalam kegiatan produksi tersebut, maka lembaga ini akan menghasilkan output yang dikehendaki.

Faktor kedua, penyelenggaraan pendidikan nasional dilakukan seacara sentralistik, sehingga menempatkan sekolah sebagai penyelenggara pendidikan sangattergantung pada keputusan birokrasi yang mempunyai jalur yang sangat panjang dan kadang-kadang kebijakan yang dikeluarkan tidak sesuai dengan kondisi sekolah setempat..

Factor ketiga, peran serta masyarakat, khususnya orang tua siswa dalam penyelenggaraan pendidikan selama ini sangat minim. Partisifasi masyarakat selama ini pada umumnya lebih banyak bersifat dukungan input (dana), bukan pada proses pendidikan (pengambilan keputusan, monitoring, evaluasi dan akuntabilitas). Berkaitan dengan akuntabilitas, sekolah tidak mempunyai beban untuk mempertanggung jawabkan hasil pelaksanaan pendidikan kepada masyarakat


khususnya orang tua, sebagai salah satu pihak utama yang berkepentingan dengan pendidikan (stakeholder).

Usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tercantum dalam Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang system pendidikan Nasional Bab II pasal 3 menjelaskan bahwa :

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupanbangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkahlak mulia, sehat, berilmy, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.1

Melalui belajar maka pengalaman seseorang akan bertambah dariyang belum pernah mengalami hingga pernah dialami, kemudian diketahui selanjutnya dikerjakan. Sehingga sikap dan cara bertindak dari seseorang akan bertambah. Dengan kata lain tingkah laku seseorang yang pernah belajar akan bertambah atau mengalami perubahan. Teori-teori belajar membuktikan bahwa pengalaman atau kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan akan menambah pengetahuan seseorang. Dengan kata lain bahwa semua jenis belajar selalubertujuan untuk memperoleh pengetahuan dari hal yang dipelajari itu. pandangan bahwa belajar sama dengan menghafal, maka ada beberapa krakteristik yang melekat: (1) belajar berarti menambah sejumlah pengetahuan, (2) belajar berarti mengembangkan kemampuan intelektual dan (3) belajar adalah hasil bukan proses. Pandangan kedua, belajar dianggap sebagai proses perubahan prilaku sebagai akibat dari pengalaman dan latihan. Bagi Higard belajar itu adalah proses perubahan melalui kegiatan prosedur latihan, baik latihan di dalam laboratorium maupun dalam lingkungan alamiah. Dengan demikian ada beberapa criteria belajar ditinjau dari pandangan kedua ini, yaitu: (1) Belajar adalah aktivitas dirancang dan bertujuan, (2) Tujuan belajar adalah perubahan tingkah laku secara utuh, (3) Belajar bukan hanya hasil, akan tetapi juga sebagai proses, (4) Belajar adalah proses pemecahan masalah”.2

Dari dua pandangan tersebut diatas tentang belajar dapat diharapkan dengan belajar, mutu pelajaran Al-Qur’an meningkat dan siswa diharapkandapat membaca dengan baik dan lancar.Adapun materi Al-Qur’an yang akan diajarkan pada

saat PTK di kelas IV SDN Langensari 03 Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang berdasarkan pada Kompetensi Das ar (KD) yaitu: (1) membaca Q.S. Al- Falaq dengan lancar.

METODE PENELITIAN

Pendekatan Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas yaitu penelitian tindakan (action researc)yang dilakukan dengan tujuan memperbaiki mutu praktik pembelajaran dikelasnya. PTK berfokus pada kelas atau berfokus pada proses belajar mengajar yang terjadi dikelas (Arikunto, 2011:58)

Prosedur Penelitian

Sesuai dengan yang dipilih adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan ini tidak hanya dilakukan satu tahapan / langkah (siklus) kegiatan melainkan beberapa kali siklus kegiatan. Karena penelitian tindakan kelas adalah sebagai suatu bentuk investigasi yang bersifat reflektif, kolaboratif dan spiral yang memiliki tujuan untuk perbaikan system metode kerja, proses, isi, kompetensi, dan situasi (Arikunto, 2011: 104) daur ulang dalam penelitian diawali dengan perencanaan tindakan (planning), penerapan tindakan (acting), mengobservasi /pengamatan (observing), dan melakukan refleksi (reflekting), dan seterusnya sampai perbaikan atau peningkatan yang diharapkan tercapai (kriteria keberhasilan) (Saminanto, 2010 : 8)

LOKASI DAN SUBYEK PENELITIAN

1.   Sejarah Berdirinya SDN Langensari 03 Kecamatan Unagaran Barat Kabupaten Semarang

SDN Lanensari 03 Kecamatan Ungaran Barat berdiri pada tahun 1955. Dilihat dari segi letak gedung sekolah berada pada posisi yang strategis, karena gedung sekolah tersebut terletak di pingir jalan utama dan berdekatan dengan kantor Kepala Kelurahan Langensari. Untuk mengetahui tentang keadaan sekolah secara umum dapat digambarkan sebagai berikut

Nama Sekolah       : SDN Langensari 03

 

Alamat                   : JL Kalasan No 35 Langensari Kec Unagaran Barat Kab.Semarang

 

 

                         Batas –batas lingkungan                    :

a.        Sebalah Barat berbatasan dengan jalan raya

b.       Sebalah Timur berbatasan dengan perumahan  penduduk

 

c.        Sebalah Utara berbatasan dengan Kantor Kelurahan

 

d.       Sebalah Selatan berbatasan dengan rumah penduduk

 

TEKNIK PENGUMPULAN DAN ANALISIS DATA

Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian adalah observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kompratif yaitu dengan membandingkan hasil belajar antara hasil belajar kondisi awal, siklus I, siklus II, dan siklus III  menggunakan rumus rata-rata nilai, presentase ketuntasan belajar dan data observasi

B.         Hasil Penelitian

 

1.   Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas Siklus I

 

Pelaksanaan tindakan kelas pada pertemuan siklus I ini di mulai dengan:

a.     Perencanaan

 

Penelitian ini akan dilaksanakan di kelas 1 SDN Langensari 03 Kecamatan Ungaran

Barat Kabupeten Semarang dengan pelaksanaaan penelitian sendiri sebagai guru PAI

dan BP.

   Penelitian ini dilaksanakan dengan Strategi Guided Teaching. Hal ini dimaksud agar

dengan strategi pembejaran ini siswa dapat memahami pokok bahasan “membaca Al-qur’an surah-surah pendek” dengan mudah dan cepat. Dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas

Siklus I ini akan dilaksanakan selama dua kali pertemuan sesuai dengan jadwal pelajaran PAI di kelas I SDN Langensari 03 Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang dengan maksud untuk mempelajari materi pokok surah-surah pendek dengan sub materi pokok, yaitu (1) Membaca surah Al-Falaq, Surah Al- Falaq melalui Strategi Guided Teaching. Dalam pelaksanaan siklus I ini disusun jadwal sebagai berikut:

Tabel 4.4 Jadwal pelaksanaan penelitian tindakan kelas siklus I

 

No

Hari/

tanggal

Pertemuan

ke

Jumlah

Jam

Kegeiatan yang dilakukan

Penilaian

1

Selasa 6-9-2022

1

2

Mempelajari materi pokok ”membaca surah pendek dan sub materi pokok

surah Al-Falaq dengan Strategi Guided Teaching

Lisan dan Tertulis

2

Selasa 13-9-2022

2

2

Mempelajari materi pokok ”membaca surah pendek dan sub materi pokok

surah Al- Falaq dengan Strategi Guided Teaching

 

 

 

a.        Pelaksanaan Tindakan

 

1)       Pertemuan pertama siklus I

 

Pertemuan pertama pada siklus I pengamatan langsung difokuskan pada efektivitas dari pembejaran dengan Strategi Guided Teaching untuk mengetahui membaca surah-surah pendek dengan KD yang berbunyi : Surat Al-Falaq

a)       Kegiatan awal

 

1.       Guru memberi salam

 

2.       Absensi

 

3.       Guru menyampaikan tujuan pembelajaran diiringi dengan memotivasi siswa.

4.       Guru menulis judul materi yang akan dipelajari

 

5.           Guru melakukan appersefsi untuk mengingatkan kembali pengetahuan prasyarat bagi siswa dengan Strategi Guided Teaching

b). Kegiatan inti

 

Penerapan Strategi Guided Teaching ini dengan membaca materi pokok surah-surah pendek, sub materi surah Al-falaq

1.   Membagi siswa dalam (6 kelompok terdiri dari setiap  kelompok 5 orang)

2.     Guru menjelaskan cara melafalkan bacaan surah Al-Falaq  ayat demi ayat

3.     Guru melafalkan bacaan surah Al-Falaq dan   siswa mengikutinya

4.     Siswa melafalkan surah Al-falaq bersama-sama (klasikal)

 

5.     Siswa melafalkan surah Al-Falaq ayat demi ayat secara   kelompok

6.     Siswa secara perorangan mendemontrasikan bacaan Surah Al-falaq

7.     Guru memperhatikan bacaan siswa serta membimbingnya jika ada yang salah melafalkannya.

c). Kegiatan Akhir:

 

1.   Memberikan penghargaan pada hasil belajar siswa, baik individu atau kelompok

2.       Memberikan PR sebagai bagian remedial/ pengayaan

3.       Guru menutup pelajaran

2).  Pertemuan kedua Siklus I

 

Pertemuan kedua pada siklus I pengamatan langsung difokuskan pada efektivitas dari pembejaran dengan strategi pembejaran yang sama yaitu Strategi Guided Teaching untuk memahami sub pokok bahasan surah Al-Falaq

a). Kegiatan Awal

 

1.     Guru member salam

 

2.     Absensi

 

3.     Guru menyampaikan tujuan pembelajaran diiringi dengan memotovasi siswa

4.     Guru menuliskan judul materi yang akan dipelajari

 

5.     Apersepsi

 

6.     Pretes

b). Kegiatan Inti

 

Penerapan Strategi Guided Teaching ini dengan materi pokok membaca surah-surah pendek, sub materi surah Al-Falaq.

1.     Membagi siswa dalam (5kelompok terdiri dari setiap kelompok 3 orang)

2.     Guru menjelaskan cara melafalkan bacaan surah Al-Falaq  ayat demi ayat

3.     Guru melafalkan bacaan surah Al-Falaq dan siswa  mengikutinya

4.     Siswa melafalkan surah Al- Falaq bersama-sama (klasikal)

 

5.     Siswa melafalkan surah Al-Falaq ayat demi ayat secara kelompok

6.     Siswa secara perorangan mendemontrasikan bacaan Surah Al- Falaq

7.     Guru memperhatikan bacaan siswa serta membimbingnya jika ada yang salah melafalkannya.

c).Kegiatan Akhir

 

1.Evaluasi siklus I dengan bentuk soal menyambung ayat sebanyak sebanyak 5 buah dengan bobot nilai satu soal sama dengan 2 (2=1)

1. ………….. قل اعوذ

2. …………….من شر

 

  3. ……………و من شر

 

 

4. …………….. ومن شر غا سق

5.   ……………..    ومن شر حا سد

                                       


1.     Memberikan penghargaan pada hasil belajar siswa, baik  individu atau kelompok.

2.     Guru menutup pelajaran

d). Observasi dan Evaluasi

 

1.     Observasi kegiatan pembelajaran

 

Hasil pengalaman atau observasi dati teman sejawat dalam Kegiatan Belajar Mengeja 2 x pertemuan yang sudah direncanakan (Instrumen terlampir) pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua siklus I ini, dapat dilihat pada table barikut ini:

Tabel 4.5 Observasi kegiatan pembelajaran siklus I

 

No

Kegiaatan

Pertemuan ke-1

Petemuan ke-2

4

3

2

1

4

3

2

1

1

Apersepsi

 

 

 

 

 

 

2

Penjalasan materi

 

 

 

 

 

 

3

Penjelasan metode pembelajaran

 

 

 

 

 

 

4

Teknik pembagian kelompok

 

 

 

 

 

 

5

Penguasaan kelas

 

 

 

 

 

 

6

Penggunaan media

 

 

 

 

 

 

7

Suara

 

 

 

 

 

 

8

Pengelolaan kegiatan pembelajaran

 

 

 

 

 

 

9

Bimbingan kegiatan pembelajaran

 

 

 

 

 

 

10

Bimbingan kepada kelompok

 

 

 

 

 

 

11

Kemampuan melakukan evaluasi

 

 

 

 

 

 

12

Memberikan penghargaan individu

 

 

 

 

 

 


 

dan kelompok

 

 

 

 

 

 

 

 

13

Menyimpulkan materi pelajaran

 

 

 

 

 

 

14

Menutup pelajaran

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam pelaksanaan siklus II ini disusun   jadwal sebagai berikut:

Tabe1 4.9. jadwal pelaksanaan penelitian tindakan kelas   (PTK) siklus II

No

Hari/

tanggal

Pertemuan

Jumlah

Jam

Kegeiatan yang dilakukan

Penilaian

1

Selasa

20-9-2022

1

2

Mempelajari materi pokok ”membaca surah pendek dan sub materi pokok surah Al-Falaq” dengan

Strategi Guided Teaching

Tertulis Lisan dan Perbuatan

2

Selasa 27-9-2022

2

2

Mempelajari materi pokok ”membaca surah pendek dan sub materi pokok surah An-Naas” dengan

Strategi Guided Teaching

 

 

b.   Pelaksanaan Tindakan

      1). Pertemuan pertama siklus ke II

Pertemuan pertama pada siklus II pengamatan langsung difokuskan pada efektivitas dari pembejaran dengan Strategi yang sama yaitu Strategi Guided Teaching untuk mempercepat kemampuan siswa dalam pembelajari sub materi Surah Al-Falaq.

Dengan strategi yang sama dengan menggunakan strategi Guided Teaching, siswa lebih Nampak bersemangat dalam mempelajari materi pelajaran dan dengan strategi Guided Teaching, siswa lebih mudah mempelajari materi pelajaran. Hal ini dapat dilihat dari hasil nilai yang diperoleh bila dibandingkan dengan pertemuan-pertemuan sebelumnya.

a)           Kegiatan awal

ü  Guru member salam

ü  Absensi

ü  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran diiringi dengan   memotivasi siswa.

ü  Guru menulis judul materi yang akan dipelajari

ü  Apersepsi

ü  Pretes

b)      Kegiatan inti

Penerapan Strategi Guided Teaching ini dengan materi pokok  membaca surah-surah pendek:

1.Membagi siswa dalam (  5 kelompok terdiri dari  setiap kelompok 3 orang)

2. Guru menjelaskan cara melafalkan bacaan surah Al-Falaq   ayat demi ayat.

3.     Guru menjalaskan surah Al-Falaq bersama-sama (klasikal).

4.     Siswa melafalkan surah Al-Falaq ayat demi ayat secara kelompok.

5.     Siswa secara perorangan mendemontrasikan bacaan surah Al-Falaq.

6.     Guru memperhatikan bacaan siswa serta membimbingnya jika ada yang salah melafalkannya.

c)       Kegiatan akhir

1.        Memberikan penghargaan pada hasil belajar siswa.

2.        Memberikan PR sebagai bagian remedial/pengayaan

3.     Guru menutup pelajaran

 2). Pertemuan kedua siklus II

Pertemuan kedua pada siklus II pengamatan langsung difokuskan pada efektivitas dari pembelajaran dengan strategi guided teaching untuk mempercepat kemampuan siswa dalam mempelajari sub materi Surah An-Naas.Dengan strategi yang sama, dengan menggunakan strategi guided teaching, menambah kemampuan siswa dalam    mempelajari materi pelajaran yang disampaikan terutama dalam mempelajari sub Surah An-Naas. Dengan KD yang berbunyi: membaca surah An-Naas dengan lancar. Disamping itu semangat belajar siswa ketika mengikuti pelajaran semakin meningkat. Dan guru lebih pamiliar, Hal ini dapat dilihat dari hasil nilai yang semakin meningkat.

Pada pertemuan ini siswa sudah lebih mudah memahami matere yang diajarkan dengan cepat, sehingga siswa lebih semangat melaksanakan tugasnya agar bisa memperoleh penghargaan yang lebih baik atau ingin menjadi juara sehabis pelajaran nanti. Lebih-lebih pada kesempatan ini guru menyiapkan hadiah yang sudah di kemas dan diletakkan di atas meja, maka anak mengharapkan selain penghargaan secara kualitatif ia juga berharap mendapat hadiah yang berupa benda tersebut. Selain itu jugs siswa lebih mempunyai sifat sosial yang tinggi dan lebih bisa menghargai usaha bersama dalam mencapai tujuan bersama yang lebih baik dan bermanfaat bagi diri dan lingkungan sekitarnya

a.    Kegiatan awal

1.   Guru members salam

2.   Presensi siswa

3.   Guru menyampaikan tujuan pembelajaran diiringi dengan memotivasi siswa.

4.   Apersepsi

5.   Pretes

b.   Kegiatan inti

Penerapan Strategi Guided Teaching ini dengan materi pokok membaca surah-surah pendek.

1.   Membagi siswa dalam ( 5 kelompok terdiri dari setiap kelompok 3  orang)

2.   Guru menjelaskan cara melafalkan bacaan surah An-Naas ayat demi ayat.

3.   Guru menjalaskan surah An-Naas bersama-sama (klasikal).

4.   Siswa melafalkan surah An-Naas ayat demi ayat secara  kelompok.

5.   Siswa secara perorangan mendemontrasikan bacaan surah An-Naas.

6.   Guru memperhatikan bacaan siswa serta membimbingnya jika ada yang salah   melafalkannya,  Surah An-Naas terdiri dari ….ayat

c.       Kegiatan Akhir

1)       Evaluasi siklus II dengan bentuk soal menyambung bacaan 5 buah dengan bobot nilai satu soal dengan 2 (2:1) yang dijawab oleh masing-masing siswa yang berjumlah 15 orang.

Soal isian:

 

1.    ………..

2.    ……….

3.   ………


 4. ………

 

5.    ………

2)           Memberikan penghargaan pada hasil belajar siswa, baik individu maupun kelompok.

3)           Guru menutup pelajaran

d.   Observasi dan Evaluasi

1)           Observasi kegiatan pembelajaran

Hasil pengamatan atau observasi dari teman sejawat dalam KBM 2 x pertemuan yang sudah direncanakan (Instrument terlampir) pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua siklus II ini, dapat dilihat pada tabel berikut ini :

No

Kegiaatan

Pertemuan ke-1

Petemuan ke-2

4

3

2

1

4

3

2

1

1

Apersepsi

 

 

 

 

 

 

2

Penjalasan materi

 

 

 

 

 

 

3

Penjelasan metode pembelajaran

 

 

 

 

 

 

4

Teknik pembagian kelompok

 

 

 

 

 

 

5

Penguasaan kelas

 

 

 

 

 

 

6

Penggunaan media

 

 

 

 

 

 

7

Suara

 

 

 

 

 

 

8

Pengelolaan kegiatan pembelajaran

 

 

 

 

 

 

9

Bimbingan kegiatan pembelajaran

 

 

 

 

 

 

10

Bimbingan kepada kelompok

 

 

 

 

 

 

11

Kemampuan melakukan evaluasi

 

 

 

 

 

 

12

Memberikan penghargaan individu

dan kelompok

 

 

 

 

 

 

13

Menyimpulkan materi pelajaran

 

 

 

 

 

 

14

Menutup pelajaran

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan :

SB

=

Sangat baik (4)    

 

B

=

Baik (3)

 

Simpulan

 

Dari penelitian tindakan kelas yang dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :

1.     Dengan menggunakan strategi Guided Teaching hasil belajar Al-qur’an siswa kelas I SDN Langensari 03 Kabupaten Semarang meningkat dengan hasil belajar siklus I rata- rata 6,87  ,  siklus II rata-rata 80,00  dan siklus III rata- rata 83,3.

2.     Penerapan strategi Guided Teaching dapat meningkatkan:

a.         Minat dan hasil belajar siswa

 

b.         Siswa dapat berkerja sama dalam anggota kelompoknya

 

c.         Siswa merasa bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan guru

 

d.         Siswa memiliki sikap kebersamaan dan saling membantu dalam anggota kelompoknya

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

-        1 Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2003 Tentang, Sistem Pendidikan Nasional. (bandung:Citra Umbara), h. 4

 

-        2 Wina Sanjaya, Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi.

(Jakarta: Kencana, 2008), h. 87-90

 

-        3 Wina Sanjaya, Ibid. 70-71

 

-        4 Ibrahim T. darsono. H. Pemahaman Al-qur’an dan Hadits. (Solo : PT. Tiga Serangkai . 2008),

 

-     5 Ahmad tafsir, 2008. 34,35

 

-        Pendidikan Agama Islam untuk Siswa Sekolah Dasar Kurikulum SD. 1994 sesuai GBPP. Penerbit Aneka Ilmu. Semarang.

 

-        Buku Pedoman Penggunaan Peraga Praktis Pembelajaran Al- qur’an untukSD/MI (Durotiq S.Pd.I) P3Q.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL ILMIAH - PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS V MATERI MENGHAFAL AL-QUR’AN SURAT AT-TIN MELALUI METODE DRILL DI SD NEGERI KADIREJO 03

JURNAL ILMIAH- PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATERI MARI BELAJAR AL QUR’AN SURAT AT-TIIN DI SDN KLEPU 04 KECAMATAN PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2021/2022