JURNAL ILMIAH - PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS V MATERI MENGHAFAL AL-QUR’AN SURAT AT-TIN MELALUI METODE DRILL DI SD NEGERI KADIREJO 03
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA
DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS V MATERI
MENGHAFAL AL-QUR’AN SURAT AT-TIN MELALUI METODE DRILL DI SD NEGERI KADIREJO 03
IRSYADUL IBAD, SDN KADIREJO 03
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah penerapan metode
drill dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi menghafal Surat at-Tin kelas V
di SD NEGERI KADIREJO 03 dan mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik
pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi menghafal surat at-Tin kelas V di SD
NEGERI KADIREJO 03 dengan metode drill.
Peneliti menggunakan metode drill
karena sesuai dengan pra-penelitian yang dilakukan peneliti metode ini tidak
pernah diterapkan pada siswa. Temuan yang peneliti peroleh sesuai dengan
jawaban untuk rumusan masalah penelitian adalah berikut. Diketahui bahwa
penerapan metode drill dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik
pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
materi menghafal Surat at-Tin kelas V di SD NEGERI KADIREJO 03. Dan Hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi menghafal
surat at-Tin mengalami peningkatan setelah diterapkannya pembelajaran
menggunakan metode drill. Peneliti bisa membuktikan hal tersebut dengan
melihat hasil belajar dan data yang diperoleh peneliti sebagai berikut pada
siklus I, siklus II dan Siklus III. Prosentase ketuntasan siswa pada pre siklus
adalah 37% naik menjadi 50% pada siklus I, naik lagi menjadi 69% pada siklus II
dan kenaikan pada siklus III sebesar 87%.
Kata
Kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Drill, QS. At-Tin
PENDAHULUAN
Pendidikan memegang peranan penting yang menyangkut kemajuan
dan masa depan bangsa, tanpa pendidikan yang baik dan akhlakul karimah mustahil
suatu bangsa akan maju. Negara kita Indonesia merumuskan bahwa, Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya
untuk memiliki kekuatan spiritual kagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat,
bangsa dan Negara.
Dari sinilah guru dituntut untuk dapat
menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Selain untuk dapat mencapai tujuan
pengajaran yang diharapkan guru harus juga mampu untuk menjadikan anak didik
yang berakhlakul karimah.
Guru pun harus pandai memilih metode yang
tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak didik. Supaya anak didik merasa senang
dalam belajar. Dengan pemilihan dan penerapan metode yang tepat akan menggugah
semangat peserta didik dalam mempelajari materi yang disampaikan oleh guru.
Termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas V di
SDN KADIREJO 03.
SDN KADIREJO 03 Kecamatan Pabelan
merupakan pendidikan secara formal. Penerapan sebuah metode dan inovasi yang
dilakukan oleh guru pada mata pelajaran tersebut merupakan strategi yang tepat
guna meningkatkan hafalan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi
Pekerti kelas V di SDN KADIREJO 03, untuk
menghadapi kesulitan dalam pencapaian kompetensi. Salah satu metode yang ingin
penulis terapkan pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah metode Drill.
METODE PENELITIAN
Sesuai
dengan judul yang diajukan oleh peneliti, maka penelitian ini bertempat di SD Negeri Kadirejo 03
yang terletak didesa Kadirejo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang. Sedangkan
objek dalam penelitian pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti
ini adalah siswa siswi kelas V SD
Negeri Kadirejo 03 sebanyak 16 siswa.
Metode
penelian yang digunakan adalah metode
action research atau penelitian tindakan yang dilakukan dalam bentuk
spiral, rancangan penelitian yang digunakan sesuai dengan kaidah-kaidah
penelitian tindakan dan disesuaikian dengan kondisi spesifik, sebjek penelitian
serta kebutuahan parameter penelitian. Penelitian tindakan ini dilakukan
sebagai upaya perbaikan suatu praktek pendidikan melalui pemberian tindakan
berdasarkan refleksi dari pemberian tindakan.[1]
Bentuk tindakan dalam penelitian ini
adalah dengan memberikan suatu tindakan pada subyek yang diteliti dengan
menggunakan metode drill untuk
diketahui sebarapa besar pengaruhnya untuk pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi
Pekerti.
Dengan begitu penelitian ini bisa menghasilkan data-data yang akurat dan sesuai
dengan keadaan lapangan penelitian, dalam hal ini adalah kelas V SD Negeri
Kadirejo 03
Desain
yang digunakan adalah sesuai dengan model dari Kemmis dan Taggart berupa suatu
siklus spiral. Dalam siklus ini adalah suatu putaran yang memilki tahap-tahap
rancangan pada setiap putarannya, sebagaimana berikut, pertama perencanaan (planning),
kedua tindakan (acting), ketiga observasi
(observation), keempat refleksi (reflection).
HASIL DAN PEMBAHASAN
Penelitian ini di lakukan di SDN Kadirejo 03, di Desa Kadirejo Kecamatan
Pabelan Kabupaten Semarang, yaitu pada siswa kelas V. Adapun yang diteliti
adalah penerapan metode drill dalam meningkatkan hasil belajar siswa
pada mata pelajaran Pendidikan
Agama Islam dan Budi Pekerti. Hasil penelitian diuraikan dalam tahapan yang berupa siklus-siklus
pembelajaran yang dilakukan dalam proses belajar mengajar di kelas.
Sebelum
melaksanakan penelitian, Peneliti telah melaksanakan observasi mengenai permasalahan yang terjadi dalam proses pembelajaran
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi Menghafal QS. At-Tin siswa Kelas V SD Negeri Kadirejo 03. Dari observasi tersebut didapatkan hasil bahwa
minat peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran rendah,
sehingga hasil belajar
yang dicapai oleh peserta didik juga rendah.
Dari hasil evaluasi 16 peserta
didik pada materi Menghafal
QS. At-Tin, terdapat 6 peserta didik (37%) yang
mendapatkan nilai di atas KKM, dan 10 peserta
didik (67%) mendapatkan nilai di bawah KKM, dengan rata-rata kelas 67,9
Perbaikan Pembelajaran (Pelaksanaan
Siklus I sampai Siklus III)
Pelaksanaan
tindakan terbagi dalam 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi
dan refleksi yang membentuk suatu siklus
Data
Nilai Hasil Belajar Siklus 1 sampai Siklus 3
|
No. |
Nama |
SIKLUS I |
SIKLUS II |
SIKLUS III |
|||
|
Nilai |
Keterangan |
Nilai |
Keterangan |
Nilai |
Keterangan |
||
|
1 |
Amelia Nur Fadzillah |
67 |
Tidak Tuntas |
69 |
Tidak Tuntas |
75 |
Tuntas |
|
2 |
Anisa Anjani Sekar Arum |
63 |
Tidak Tuntas |
66 |
Tidak Tuntas |
70 |
Tidak Tuntas |
|
3 |
Ardan Yudha Pratama Putra |
76 |
Tuntas |
78 |
Tuntas |
81 |
Tuntas |
|
4 |
Fastabiqul Aji Wibowo |
65 |
Tidak Tuntas |
75 |
Tuntas |
79 |
Tuntas |
|
5 |
Hasan Muhammad Aziz |
84 |
Tuntas |
85 |
Tuntas |
89 |
Tuntas |
|
6 |
Husain Muhammad Ali |
82 |
Tuntas |
83 |
Tuntas |
88 |
Tuntas |
|
7 |
Jesica Dewi Syahira |
75 |
Tuntas |
76 |
Tuntas |
84 |
Tuntas |
|
8 |
Keysia Zahrania Yahrania Yohana |
80 |
Tuntas |
82 |
Tuntas |
88 |
Tuntas |
|
9 |
M Aditya Zulfa Kurniawan |
61 |
Tidak Tuntas |
63 |
Tidak Tuntas |
70 |
Tidak Tuntas |
|
10 |
Mufida Fateha Arzaki |
69 |
Tidak Tuntas |
77 |
Tuntas |
79 |
Tuntas |
|
11 |
Nafiatus Syalisa |
85 |
Tuntas |
86 |
Tuntas |
91 |
Tuntas |
|
12 |
Putri Dwi Efrilanungki |
66 |
Tidak Tuntas |
69 |
Tidak Tuntas |
76 |
Tuntas |
|
13 |
Rafli Maulana Darmawan |
79 |
Tuntas |
80 |
Tuntas |
83 |
Tuntas |
|
14 |
Shafilla Inkan Maharani |
69 |
Tidak Tuntas |
75 |
Tuntas |
79 |
Tuntas |
|
15 |
Zelga Nata Latumura |
68 |
Tidak Tuntas |
69 |
Tidak Tuntas |
78 |
Tuntas |
|
16 |
Zidan Muhammad Fauzi |
78 |
Tuntas |
80 |
Tuntas |
83 |
Tuntas |
|
Rata-rata |
72,9 |
|
75,8 |
|
80,8 |
|
|
REFLEKSI
Berdasarkan nilai hasil belajar yang
diperoleh peserta didik, Siklus I belum dikatakan berhasil karena jumlah
peserta didik yang memperoleh nilai di atas KKM hanya 8 siswa (50%) sedangkan
target minimal yang ingin dicapai adalah lebih dari (75%).
Berdasarkan nilai hasil belajar yang
diperoleh peserta didik, Siklus II masih belum dikatakan berhasil karena jumlah
peserta didik yang memperoleh nilai di atas KKM hanya 11 siswa (69%) sedangkan
target minimal yang ingin dicapai adalah lebih dari (75%).
Dari hasil yang diperoleh pada Siklus II, Peneliti akan mengadakan
perbaikan kembali melalui pembelajaran Siklus III dengan menggunakan metode
pembelajaran yang sama. Kendala-kendala yang terjadi pada Siklus II akan
diperbaiki pada Siklus III dan diharapkan hasil belajar peserta didik dapat
meningkat.
Berdasarkan nilai hasil belajar yang
diperoleh peserta didik, Siklus III dikatakan berhasil karena jumlah peserta
didik yang memperoleh nilai di atas KKM sejumlah 14 siswa (87%) sedangkan
target minimal yang ingin dicapai adalah lebih dari (75%).
Meningkatnya hasil belajar siswa pada siklus III
dibandingkan dengan siklus sebelumnya dan tercapainya target minimal ketuntasan
membuktikan bahwa melalui metode Drill dalam proses pembelajaran Pendidikan
Agama Islam dapat mningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Kadirejo
03. Sehingga peneliti menyimpulkan bahwa penelitian sudah bisa dikatan
berhasil dan tidak perlu dilanjutkan kedalam siklus selanjutnya.
KESIMPULAN
Beradasarkan
penelitian yang dilakukan oleh peneliti di kelas V SDN Kadirejo 03 Pada materi
pokok Belajar Surat at-Tin serta dari analisa data yang diperoleh
peneliti maka peneliti memberikan untaian kesimpulan sebagai berikut : Diketahui bahwa penerapan metode drill dapat
meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan
Agama Islam dan Budi Pekerti materi menghafal Surat at-Tin kelas V di SD NEGERI KADIREJO 03
Hasil belajar peserta didik
pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi menghafal surat at-Tin mengalami peningkatan setelah
diterapkannya pembelajaran menggunakan metode drill. Peneliti bisa
membuktikan hal tersebut dengan melihat hasil belajar dan data yang diperoleh
peneliti sebagai berikut pada siklus I, siklus II dan Siklus III. Prosentase
ketuntasan siswa pada pre siklus adalah 37% naik menjadi 50% pada siklus I,
naik lagi menjadi 69% pada siklus II dan kenaikan pada siklus III sebesar 87%.
DAFTAR ISI
Purwanto, Evaluasi Hasil
Belajar, (Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2009)
Roestiyah, N.K, Strategi
Belajar Mengajar, (Jakarta : PT Rineka Cipta, 2008)
Rosma,
Hartiny, Model Penelitian Tindakan Kelas
(teknik bermain konstruktif untuk peningkatan hsail belajar siswa), (Yogyakarta
: Teras, 2010)
Suharsimi, Arikunto, Sudjono,
Supardi, Penelitian Tindakan Kelas (Jakarta
[1] Rosma,
Hartiny, Model Penelitian Tindakan Kelas
(teknik bermain konstruktif untuk peningkatan hsail belajar siswa), (Yogyakarta
: Teras, 2010) hal. 72
Komentar
Posting Komentar